|

Analisis Matriks Peran Hasil (MPH) dalam Pembagian Tugas Organisasi Kampus

Abstrak

Kajian ini menganalisis implementasi Matriks Peran Hasil (MPH) sebagai instrumen cascading target organisasi dari pimpinan tinggi hingga level individu di STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Pembagian peran yang presisi mencegah tumpang tindih pengerjaan tugas dan memperjelas tanggung jawab kerja.

Pendahuluan

Keberhasilan capaian target kinerja institusi sangat bergantung pada bagaimana target tersebut diturunkan secara proporsional kepada seluruh elemen pegawai. Pembagian tugas di STAHN Mpu Kuturan Singaraja dirancang melalui kaskade yang rinci dan terukur.

Metode Kaskade Target

Cascading dilakukan dengan menganalisis Indikator Kinerja Utama (IKU) rektorat yang kemudian dipecah menjadi Rencana Hasil Kerja (RHK) unit kerja dan Pegawai yang bersangkutan.

Hasil dan Pembahasan

  • Clarity of Roles: Setiap pegawai memiliki pemahaman yang jelas mengenai kontribusi individu terhadap visi kampus.
  • Keseimbangan Beban Kerja: Distribusi porsi pekerjaan yang lebih merata antar subbagian dan unit pelayanan.
  • Kemudahan Evaluasi: Atasan dapat mengukur kinerja bawahan secara terukur berdasarkan luaran MPH.

Kesimpulan

Penerapan MPH di STAHN Mpu Kuturan Singaraja menjadi kunci keberhasilan penyelarasan target strategis lembaga dengan kinerja harian para pegawai.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *